Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa hujatan, fitnah, dan kritik merupakan konsekuensi yang harus siap diterima oleh seorang pemimpin.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas bersama sepuluh menteri serta jajaran Pemerintah Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
"Jadi saya sampaikan kepada saudara-saudara para pimpinan, para menteri, para kepala badan, dan para gubernur. Salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap dihujat, siap difitnah, dan siap dikritik. Namun, kita tidak boleh terpengaruh dan tidak boleh patah semangat," kata Prabowo.
"Semua itu kita terima sebagai koreksi. Bahkan ketika itu berupa fitnah, selama kita tahu di dalam hati bahwa itu tidak benar, hal tersebut justru harus membuat kita lebih waspada," imbuhnya.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Video Editor: Meiva Jufarani
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko
#Politik #Pemerintah #PrabowoSubianto #Aceh #AcehTamiang #JernihkanHarapan