:

Marthinus Hukom Ungkap Penyebab Sulitnya Tangkap Gembong Narkoba | ROSI

3 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Program ROSI kembali menghadirkan episode terbaik sepanjang tahun 2025, salah satunya mewawancarai Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Marthinus Hukom di bulan Mei.

Marthinus mengungkapkan sulitnya menangkap gembong narkoba.

Pemilik narkoba dan produsen barang bukti yang disita BNN, tidak berada di Indonesia. Contohnya saat menggeledah kapal tanker Sea Dragon. Dari hasil temuan, diketahui narkoba jenis sabu tersebut datang dari Myanmar, pemilik kapal bari Thailand, dan ABK-nya sebagian merupakan warga Thailand dan Indonesia. 

Marthinus menegaskan penegak hukum serius menangkap jaringan penyelundupan narkoba dan memiskinkan mereka.

“Saya selalu menjadi kepala BNN dan satu tidak pernah menangkap receh-receh di lapangan. Expose saya selama ini dengan kita selalu menangkap rangkaian jaringan. Mulai dari Sumatra bagian utara sampai ke pasar yang paling kecil. Kita tidak sekadar menangkap mereka dan membawa fisiknya di dalam penjara, tapi juga mengejar aset-asetnya,” ungkap Marthinus.
 

Selengkapnya saksikan di kanal youtube KompasTV. 

 

#bnn #dewiastutik #sindikat 

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/640811/marthinus-hukom-ungkap-penyebab-sulitnya-tangkap-gembong-narkoba-rosi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke