KOMPAS.TV - Mahalnya biaya transportasi membuat tren wisata jarak dekat atau microtourism kian digemari masyarakat. Tren ini menunjukkan bahwa liburan tidak selalu harus dilakukan dengan menempuh jarak jauh dan biaya besar, tetapi dapat dinikmati dengan menjelajahi destinasi lokal yang lebih terjangkau.
Hasil survei jajak pendapat Litbang Kompas periode 10–13 November 2025 mencatat, preferensi masyarakat untuk berlibur jarak dekat semakin menguat menjelang akhir tahun.
Wisata lokal dinilai mampu memberikan pengalaman liburan tanpa membebani anggaran perjalanan.