Kurang dari sepekan sejak disepakati, gencatan senjata Thailand dan Kamboja sudah menghadapi ujian serius. Thailand menuduh Kamboja melanggar kesepakatan dengan mengirim sekitar 250 drone ke wilayah perbatasan pada 29 Desember 2025, hanya dua hari setelah gencatan senjata diberlakukan.
Bangkok menyebut langkah itu melanggar pasal yang mewajibkan kedua pihak untuk sama-sama menahan diri dari tindakan provokatif, termasuk operasi militer, dan dikhawatirkan memicu eskalasi baru di tengah upaya pembekuan posisi pasukan dan pemulangan warga sipil.
Menanggapi insiden tersebut, Thailand menunda pemulangan 18 tentara Kamboja yang seharusnya dibebaskan dalam 72 jam sejak gencatan senjata dimulai, serta menunda pertemuan Komisi Perbatasan Bersama.
Kamboja sendiri membantah tuduhan Thailand dan menyebutnya sebagai persoalan kecil. China pun menyerukan agar kedua negara menahan diri dan menjaga gencatan senjata, yang diharapkan menjadi jalan keluar dari konflik yang telah menewaskan 99 orang sejak awal Desember 2025.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Akhmad Muawal Hasan
Music: Manifest It - NEFFEX
#Global #Konflik #Kamboja #Thailand #PerangThailandVsKamboja
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2025/12/30/103000265/gencatan-senjata-baru-seumur-jagung-thailand-tuding-kamboja-langgar?page=all#page2