:

Singgung Demo Ricuh Agustus, Kapolri Bersyukur Indonesia Tak seperti Nepal

4 hari lalu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersyukur karena Indonesia berhasil melewati fase kerusuhan pada akhir Agustus dan awal September 2025 lalu dengan selamat. 

Menurut dia, dampak serius dari kerusuhan tersebut bisa dimitigasi oleh negara, tidak seperti di negara-negara lain.

Mulanya, Sigit menyinggung kerusuhan yang terjadi di Nepal pada September 2025. Dia menjelaskan, akibat kerusuhan tersebut, 72 orang meninggal, dan bahkan sektor ekonomi Nepal terdampak.

Lalu, Sigit menyinggung kerusuhan akibat meningkatnya eskalasi untuk merebut wilayah dari kelompok perlawanan di Myanmar pada 11 Desember 2025.

Dia mengatakan, ekonomi Myanmar terdampak, di mana defisit anggaran mencapai 6,9 persen dari PDB.

Selain itu, juga muncul ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah dan negara, sehingga masyarakat Myanmar tidak bisa beraktivitas normal.

Maka dari itu, Sigit bersyukur Indonesia berhasil melewati fase ricuh beberapa bulan lalu. 

"Alhamdulillah, beberapa waktu yang lalu, kita, Indonesia, juga mengalami hal yang sama, khususnya pada saat peristiwa di akhir Agustus yang biasa kita sebut dengan 'Agustus Kelabu' ataupun 'September Gelap'," ujar dia di Mabes Polri, Selasa (30/12/2025).

"Namun alhamdulillah kita semua, Indonesia, mampu melewati seluruh tantangan tersebut, sehingga peristiwa yang terjadi dapat segera kita atasi, dan dampak serius yang terjadi bisa kita mitigasi, sehingga tidak terjadi seperti di negara-negara lain," tambah Sigit.


Penulis Naskah: Dzaky Nurcahyo 

Video Jurnalis: Dzaky Nurcahyo

Video: Dzaky Nurcahyo

Produser: Nursita Sari


#hukum #politik #Kapolri #ListyoSigit #Nepal #DemoAgustus #DemoRicuh #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke