MALANG, KOMPAS.TV - Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Erawati, pekerja migran Indonesia yang meninggal dalam kebakaran di Apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong, 26 November lalu.
Jenazah diterima pihak keluarga serta kerabat hari Selasa, 23 Desember 2025.
Bagi Suyitno, suami Erwati, kedatangan jenazah istrinya merupakan jawaban atas penantian keluarga, usai sang istri dikabarkan jadi korban dalam kebakaran yang menewaskan 16 orang WNI. Jenazah Erawati dimakamkan keesokan harinya.
Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menyebut selain jenazah Erawati, ada 6 jenazah WNI lain yang dipulangkan ke Tanah Air.
Dalam kebakaran yang terjadi 26 November itu, Erawati sempat melakukan panggilan video dan menyampaikan permohonan maaf pada keluarga. Saat itu Erawati sedang menggendong anak majikan yang masih balita.
Tak lama kemudian panggilan video itu terputus, hingga akhirnya keluarga mendapat kabar Ernawati ditemukan meninggal tengah memeluk bayi majikannya, dan sang bayi dilaporkan selamat.
Baca Juga Bentuk Pengabdian, Petugas KAI Tetap Bekerja dan Jadi Garda Terdepan Saat Libur Nataru di https://www.kompas.tv/regional/639782/bentuk-pengabdian-petugas-kai-tetap-bekerja-dan-jadi-garda-terdepan-saat-libur-nataru
#wni #kebakaran #hongkong #jenazah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/639787/suasana-duka-saat-jenazah-wni-korban-kebakaran-hong-kong-tiba-di-tanah-air