Rudal Tomahwk dan senjata presisi AS membutuhkan magnet samarium-kobalt yang tahan panas ekstrem. Pemberlakuan pembatasan pada beberapa eskpor logam tanah jarang China bisa mempengaruhi pembuatan senjata andalan Washington tersebut.
Beijing telah memutus pasokan samarium ke kontraktor pertahanan Amerika yang menjual ke Raytheion, pembuat rudal Tomahwk. Samarium diproses hampir secara ekslusif di China, tempat lebih dari 85 persen magnet logam tanah jarang dunia diproduksi.
Pemutusan pasokan ini menjadi titik lemah startegis bagi industri pertahanan Washington. China mewajibkan izin ekspor untuk samarium dan enam logam tanah jarang lain sejak April lalu. Perusahaan asing yang menggnakan samarium untuk tujuan militer tidak lagi diizinkan membli dari China. Kontraktor pertahanan AS pun praktis masuk daftar hitam rantai pasok China.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah Narator: Musayadah Khusnul Khotimah Video Editor: Dina Rahmawati Produser: Dandy Bayu Bramasta