Jaksa menyinggung rendahnya IQ anak Indonesia yang berada di angka 78 sebagai indikator gagalnya program digitalisasi pendidikan era Nadiem Makarim, khususnya di wilayah 3T.
Pengadaan Chromebook yang dinilai tanpa kajian disebut tak optimal dan berujung pada dugaan kerugian negara hingga triliunan rupiah.