:

Hampir Sebulan Mengungsi, Korban Banjir Sumatera Masih Bertahan di Tenda Terpal Mandiri

4 minggu lalu

ACEH, KOMPAS.TV - Hampir sebulan korban bencana Sumatera mengungsi karena rumah mereka hilang ataupun rusak parah diterjang banjir bandang.

Kini korban banjir tak punya pilihan selain bertahan hidup di tenda pengungsian, seperti puluhan keluarga asal Desa Rumoh Rayeuk, Langkahan, Aceh Utara.

Di pengungsian Dusun Bola Mas ini, warga mendirikan tenda terpal secara mandiri sebagai tempat berteduh sambil menanti kepastian kapan mereka bisa kembali memiliki rumah.

Saat mengunjungi pengungsian di Agam, Sumatera Barat, 18 Desember lalu, Presiden Prabowo berjanji hunian sementara atau huntara untuk korban banjir akan selesai dalam sebulan.

Setelah itu, pemerintah memastikan hunian tetap korban banjir Sumatera segera dibangun.

Sementara itu, saat mengunjungi Aceh Tamiang Senin lalu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkap sejumlah huntap mulai dibangun.

29 Desember mendatang, pemerintah menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan sekitar 500 huntap di Aceh Tamiang.

Sebelumnya, pada rapat terbatas penanganan bencana Sumatera 7 Desember lalu, pemerintah mengungkap pembangunan hunian sementara akan menjadi tanggung jawab BNPB.

Lalu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bekerja sama dengan sejumlah lembaga akan membangun hunian tetap.

Sementara itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan untuk pembangunan huntara dan huntap.

#banjir #rumah #aceh #prabowo #bnpb 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/639302/hampir-sebulan-mengungsi-korban-banjir-sumatera-masih-bertahan-di-tenda-terpal-mandiri

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke