MANOKWARI, KOMPAS.TV - Jelang perayaan Natal 2025, Pelabuhan Laut Manokwari, Papua Barat, dipadati warga yang pulang kampung.
Ada kurang lebih 6.000 penumpang yang menggunakan kapal laut.
Kepadatan penumpang terjadi saat naik ke kapal dari Pelabuhan Manokwari, Papua Barat.
Hingga H-1 jelang perayaan Natal, tercatat kurang lebih sudah 6.000 lebih warga yang mudik keluar Manokwari.
Untuk kenyamanan saat mudik, Pelni Manokwari membagi tiket secara merata di tujuh kapal yang melayani mudik Natal hingga Tahun Baru.
Hal ini dilakukan agar tidak ada penumpukan penumpang di kapal tertentu.
Sementara itu, per 21 Desember 2025, Bandara Soekarno-Hatta mencatat 174 ribu penumpang dengan 1.154 penerbangan pesawat, baik domestik maupun internasional.
Angka ini diprediksi cenderung meningkat, seiring dengan berjalannya libur Natal dan Tahun Baru.
Diprediksi puncak dari libur Natal dan Tahun Baru akan terjadi pada 28 Desember 2025, dengan 181 ribu penumpang.
Surabaya, Denpasar, hingga Makassar menjadi tujuan favorit untuk penerbangan domestik.
Kawasan Malioboro, Yogyakarta, terus dipadati wisatawan yang memanfaatkan momen libur Natal dan Tahun Baru.
Jalur pedestrian menjadi favorit wisatawan untuk berkerumun, sembari mengabadikan momen liburannya.
Sementara itu, arus lalu lintas masih terpantau ramai lancar di ruas Jalan Malioboro.
Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, juga dipadati oleh kendaraan pada Selasa siang.
Petugas Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem one way ke arah atas, mengingat jumlah kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak alami peningkatan.
Berdasarkan data sementara petugas, tercatat sebanyak 14.000 kendaraan yang memasuki Puncak hingga hari ini.
Baca Juga Polisi Jamin Perayaan Natal 2025 di Jakarta Utara Aman di https://www.kompas.tv/nasional/639235/polisi-jamin-perayaan-natal-2025-di-jakarta-utara-aman
#natal #pelabuhanmanokwari #bandara
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/639263/jelang-natal-6-000-lebih-warga-mudik-lewat-pelabuhan-manokwari-kompas-petang