KOMPAS.TV - Dua hari jelang Natal, arus pemudik berbagai moda transportasi meningkat.
Jasa Marga mencatat, 600 ribu lebih kendaraan sudah keluar dari Jakarta di libur Nataru ini, dengan peningkatan 8,9 persen. Namun, jumlah itu menurun 2,4 persen dibanding tahun lalu. Meski begitu, Jasa Marga tetap mengantisipasi lonjakan pemudik di 23 dan 24 Desember.
Dalam situasi arus mudik, cuaca menjadi faktor penting yang harus diwaspadai.
BMKG memprediksi, perubahan cuaca dalam beberapa hari terakhir masih akan terjadi. Curah hujan sedang hingga lebat akan terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan sebagian besar Pulau Jawa. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi angin kencang disertai hujan lebat hingga akhir tahun.
Untuk itu pula, Korlantas Polri menyiapkan sejumlah skenario lalu lintas di libur Nataru, termasuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.
Libur Natal dan Tahun Baru tentu menjadi momen menyenangkan bersama keluarga. Namun, kewaspadaan terhadap berbagai hal tentu penting untuk keselamatan dan kenyamanan liburan.
Apa yang harus diwaspadai dalam arus mudik natal dan tahun baru kali ini?
Kita bahas bersama anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN, Bakri dan Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto.
Baca Juga Gereja Katedral Jakarta Siap Sambut Perayaan Natal 2025, Ini Jadwal Lengkap Misa | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/639195/gereja-katedral-jakarta-siap-sambut-perayaan-natal-2025-ini-jadwal-lengkap-misa-kompas-siang
#mudik #nataru #cuacaekstrem
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/639196/full-dpr-dan-bmkg-ingatkan-pemudik-waspadai-cuaca-ekstrem-saat-puncak-mudik-nataru-sapa-pagi