:

Taksi Listrik Ancaman Industri Otomotif Lokal?

3 minggu lalu

Keberadaan taksi listrik, seperti Green SM, mendorong adopsi kendaraan listrik dan infrastruktur pengisian daya. Taksi listrik ini juga kerap menawarkan promo menarik yang menguntungkan konsumen. Namun, Agus Pambagio, Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) sekaligus pengamat kebijakan publik, menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif signifikan. Ia khawatir operator lokal yang sudah ada akan terdesak keluar dari pasar. Agus menambahkan, keberadaan taksi listrik ini juga menimbulkan ketergantungan pada produsen luar negeri tanpa jaminan investasi manufaktur di Indonesia. Fenomena ini mirip dengan saat awal layanan taksi daring masuk ke Indonesia, di mana perusahaan baru agresif mengucurkan modal besar untuk subsidi tarif dan promosi gencar.

Pemerintah perlu membuat dan menetapkan Roadmap TKDN untuk taksi kendaraan listrik

Jika anda menyukai video seperti ini bisa tonton video :

- https://youtu.be/Tu6nk18u8Qo

- https://youtu.be/QlcEu2Uu2wQ

- https://youtu.be/Y1bL5e7CdQs

Kompas.com

PT. Kompas Cyber Media

Gedung Kompas Gramedia, Unit II Lt 5

Jl. Palmerah Selatan No 22-28

Jakarta 10270, Indonesia

You can visit our official website: https://otomotif.kompas.com/

Follow our social media:

Facebook: https://www.facebook.com/Otomotif.Kompascom/

Instagram: https://www.instagram.com/kompas.otomotif/

Tiktok : https://www.tiktok.com/@otomotifkompas?

Video Jurnalis : Carolus Dori

Video Editor : Carolus Dori

Penulis : Janlika P.I.S

Editor : Agung Kurniawan

#breakingnews #news #viral #videoviral #taksilistrik #taksigreenSM #greenSM #taksixanhsm #taksibluebird #taksionline #vinfast #kompascom #jernihkanharapan #jernihmelihatdunia

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke