:

Natal Penuh Duka, Korban Banjir Tapanuli Selatan Berusaha Bangkit & Berdoa di Tengah Keterbatasan

3 minggu lalu

TAPANULI SELATAN, KOMPAS.TV - Di tengah duka, warga korban banjir dan longsor pun perlahan bangkit menata hidup. Hal ini terlihat dari persiapan perayaan Natal yang dilakukan korban bencana.

Korban banjir bandang di Tapanuli Selatan harus menelan kenyataan pahit. Tahun ini tak bisa merayakan Natal bersama keluarga dan kerabat mereka yang telah meninggal dunia diterjang banjir bandang.

Gereja Pentakosta Kudus Indonesia (GEPKIN) jadi salah satu gereja tempat warga Tapanuli Selatan merayakan Natal dengan penuh kesederhanaan.

Gereja akhirnya bisa digunakan setelah warga bersama TNI-Polri membersihkan bangunan ini dari timbunan tanah dan lumpur.

Di tengah duka, warga korban banjir dan longsor pun perlahan bangkit menata hidup. Ini juga yang terlihat dari korban banjir Tapanuli Utara yang lebih awal menggelar perayaan Natal. Berharap diberi kekuatan dan tak lagi ada bencana jadi doa yang dipanjatkan saat perayaan Natal ini.

Lebih dari tiga pekan pascabencana, korban banjir bandang perlahan mulai bangkit. Natal jadi momentum untuk menguatkan diri kembali menata hidup dari keterpurukan bencana.

#natal #banjir #longsor #tapanuliselatan 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/639034/natal-penuh-duka-korban-banjir-tapanuli-selatan-berusaha-bangkit-berdoa-di-tengah-keterbatasan

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke