:

Sinergi Dinkes dan Desa Dorong Program SIGAP, Dinkes Sukabumi: Program SIGAP Turunkan Angka Stunting

4 minggu lalu

KOMPAS.TV - Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan terus melakukan transformasi sistem kesehatan nasional.

Salah satunya dengan penguatan layanan kesehatan melalui edukasi masyarakat tentang imunisasi, perilaku hidup bersih, dan pemenuhan gizi.

Program Keluarga SIGAP terus diperkuat sebagai upaya meningkatkan perilaku hidup sehat di tingkat keluarga dan desa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Program Keluarga SIGAP menjadi salah satu strategi mendorong perubahan perilaku kesehatan masyarakat melalui pendekatan keluarga.

Lokakarya ini akan fokus pada strategi integrasi dan kolaborasi pendanaan antara desa dan puskesmas.

Tujuannya agar Program Keluarga SIGAP berkelanjutan, saling mendukung, dan tidak tumpang tindih.

Desa didorong menyusun perencanaan dan penganggaran kegiatan Keluarga SIGAP agar terintegrasi ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pemerintah Desa.

Sementara itu, salah satu peserta, Kepala Desa Sukadamai, Rudi Hartono, menilai Program Keluarga SIGAP membantu meningkatkan kesadaran pentingnya perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga.

Program Keluarga SIGAP kini telah diimplementasikan di Kabupaten Sukabumi, Banjar, dan Brebes.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan integrasi pendanaan yang kuat, Program Keluarga SIGAP diharapkan mampu menjadi fondasi dalam membangun generasi sehat sejak usia dini serta mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

#kelurgasigap #kemenkes 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/638743/sinergi-dinkes-dan-desa-dorong-program-sigap-dinkes-sukabumi-program-sigap-turunkan-angka-stunting

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke