Pasar saham menorehkan kinerja yang cemerlang hingga pengujung tahun 2025. Setelah sempat "terseok" di pertengahan tahun, IHSG berkali-kali memecahkan rekor all time high di kuartal IV-2025.
CMO Jarvis Asset Management Kartika Sutandi memproyeksi, kinerja positif saham bakal berlanjut di tahun 2026. Wanita yang lebih akrab dikenal dengan Tjoe Ay itu bilang, pelonggaran kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) akan menjadi salah satu sentimen utama yang mendongkrak pergerakan saham ke depan.