:

Cerita Orangtua yang Anaknya Masuk Sekolah Rakyat, Sempat Ragu dan Was-was

8 bulan lalu

Ilah (30), orangtua murid Sekolah Rakyat, mengaku sempat ragu saat pertama kali mendapat tawaran agar anaknya bersekolah di Sekolah Rakyat di Sentra Handayani, Jakarta Timur.

Namun, keraguan itu berubah menjadi keyakinan setelah Ilah melihat langsung fasilitas yang akan digunakan anaknya selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

Ilah berharap, melalui pendidikan di Sekolah Rakyat, anaknya bisa meraih cita-cita menjadi tentara, dan memiliki masa depan lebih baik daripada dirinya yang hanya bekerja serabutan.

Berbeda dengan Ilah, Hasyim (39), warga Jakarta Utara, mengaku langsung menyetujui ketika anaknya ditawarkan untuk masuk Sekolah Rakyat.

Hasyim juga merasa sangat terbantu dengan program pendidikan gratis berbasis asrama ini karena tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun.

Di Sentra Handayani, terdapat total 75 siswa yang akan bersekolah di tempat tersebut, terdiri dari 35 laki-laki dan 40 perempuan yang terbagi dalam 3 rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP.

Sekolah Rakyat digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem mengacu pada Desil 1 dan 2 DTSEN.

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Sekolah dengan konsep berasrama ini bersifat gratis, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Simak selengkapnya dalam tayangan berikut ini.

Video Jurnalis: Xena Olivia
Penulis Naskah: Xena Olivia
Video Editor: Xena Olivia
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko

#Politik #Pemerintah #SekolahRakyat #SentraHandayani #KementerianSosial #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke