:

Sejarah dan Makna Lebaran Ketupat, Tradisi Unik Lebaran Masyarakat Muslim di Jawa

2 tahun lalu

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Banyak Tradisi perayaan Lebaran Idul Fitri yang terjadi di Indonesia.

Salah satunya lebaran ketupat yang selalu dirayakan masyarakat muslim di Pulau Jawa.

Tradisi Lebaran Ketupat atau Bakda Kupat merupakan simbolisasi ungkapan dari bahasa Jawa.

Simbolisasi ini digunakan Sunan Kalijaga dalam mensyiarkan ajaran Islam di Jawa yang pada waktu itu masih banyak orang meyakini kesakralan dari ketupat.

Lebaran ketupat ini ternyata murni berasal dari Jawa, tepatnya sejak pemeritahan Paku Boewono IV.

Tradisi ini dikenalkan oleh Sunan Kalijaga yakni salah satu dari sembilan wali atau Walisongo yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.

Di masyarakat Jawa, Lebaran ketupat dikenal dengan istilah Syawalan, di mana memang waktunya bertepatan dengan bulan Syawal.

Lebaran ketupat ini dilaksanakan tepat pada hari ketujuh pada bulan Syawal.

Tradisi ini muncul karena masyarakat Jawa yang dikenal dengan tingkat keagamaan yang tinggi.

Tujuan dan makna Lebaran Ketupat adalah sebagai simbol kebersamaan dan lambang kasih sayang.

Kata “ketupat” atau “kupat” berasal dari kata bahasa Jawa “ngaku lepat” yang berarti “mengakui kesalahan”.

Sehingga dengan ketupat sesama muslim diharapkan mengakui kesalahan dan saling memaafkan serta melupakan kesalahan dengan cara memakan ketupat.

Tak hanya itu, bungkus ketupat yang dibuat dari janur kuning pun memiliki makna penolak bala bagi orang Jawa.

Sedangkan bungkus segi empat mencerminkan prinsip kiblat papat lima pancer yang bermakna, ke mana pun manusia menuju, pasti suatu saat kembali pada Allah.

(Tribun-Video)

https://bobo.grid.id/read/083265677/lebaran-ketupat-tradisi-masyarakat-jawa-seminggu-setelah-idulfitri?page=all

==

Host: Ni'ma Chalida Husna

VP: Fegi

#ketupat #lebaranketupat #syawal #lebaran #sejarah #makna

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke