Sudah ramadan ke-4 dan kami belum sekalipun keluar berburu takjil di luar rumah. Dan akhirnya hari ini terlaksana juga janji-janji 'entar besok' yang saya berikan ke anak-anak sejak awal puasa.
Bertiga, saya dan anak-anak naik motor mencari tempat yang berjualan camilan atau minuman untuk berbuka puasa. Ketika melewati jalanan di dekat bundaran ITS, kami bahagia melihat sebuah palang di jalanan menuju Gebang Lor, bertuliskan Bazar Ramadan.
Seketika kami belok, memasuki lokasi yang dituju.
Setelah masuk, barulah kami tersadar, ternyata lokasi bazar ini berada di sepanjang jalan Gebang Lor tersebut, sebuah jalan kecil yang berada tak jauh dari Bundaran ITS. Demi keperluan bazar, setiap hari mulai pukul 3 sore, jalanan ini ditutup untuk mobil, hanya kendaraan motor saja yang diperbolehkan lewat.
Awalnya, saya mengira kami boleh masuk dengan motor, tapi harus parkir dan berjalan untuk mencari takjil apa yang menarik untuk dibeli. Ternyata tidak ada tempat parkir, jadi kami boleh berkeliling mencari-cari jajanan, makanan serta minuman yang diinginkan, sambil mengendarai motor.
Kamipun mulai berkeliling dari ujung ke ujung, melihat-lihat takjil apa yang menarik untuk dibeli. Jangan tanyakan ke anak-anak, kalau mereka mah semua ingin dibelinya, hehehe.
Dan ternyata, ada banyak macam takjil yang dijual di sini, mulai dari jajanan yang digemari anak-anak seperti pukis ayu, pukis laba-laba, pentol, otak-otak dan semacamnya.
Tidak ketinggalan pula gorengan yang paling banyak dijual di sini. Seperti yang kita ketahui, orang di Surabaya rasanya belum bisa puas berbuka jika belum makan gorengan, hehehe.
Berbeda dengan orang-orang di Sulawesi, yang kebanyakan berbuka dengan kolak, pisang ijo dan lainnya.
Dan ya, ada pula yang menjual pisang ijo, lengkap dengan kudapan segar lainnya, seperti es teler, es buah, es Manado, es cincau, dan es lainnya yang sukses bikin ngiler menjelang buka puasa.
Saya dan anak-anak akhirnya memutuskan membeli beberapa kudapan buat takjil. Si bungsu minta pukis laba-laba dan otak-otak ikan. Si Kakak minta sate usus dan gorengan . Sedang saya membeli gorengan saja.
Untuk minumannya kami putuskan membeli es teler saja, sementara untuk lauk berbuka puasa, tetap ya beli lauk makanan Padang yang banyak di jual di jalan Gebang Lor ini.
Kami menghabiskan pengeluaran sebesar Rp. 96ribuan, sudah termasuk membeli lauk rendang, ayam goreng dan ikan goreng di warung makan Padang.
Lumayan terjangkau kan?
Semua takjil yang dijual di bazar ramadan Gebang Lor ini memang sangat terjangkau, harga gorengan saja mulai seribuan rupiah, rasanya juga lumayan enak.
Tidak heran sih, target pasar penjual takjil di sini adalah para mahasiswa. FYI, di sepanjang jalan Gebang Lor ini memang banyak terdapat rumah kos-kosan yang dihuni oleh para mahasiswa ITS. Lokasinya yang sangat berdekatan dengan kampus ITS menjadikan lokasi ini sebagai salah satu lokasi favorit anak ITS untuk ngekos, mencari makan dan semacamnya.
Tak heran juga, di masa-masa seperti bulan ramadan begini, dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya untuk memberikan tempat yang pas untuk para mahasiswa yang kos tersebut berburu takjil murah.
Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh masyarakat di sekitarnya, yang mana ikut berbondong-bondong meramaikan kegiatan berburu takjil.
Tips dan saran saya, jika teman-teman termasuk yang introvert dan merasa tak nyaman dengan keramaian, sebaiknya datanglah lebih awal, sehabis Ashar biasanya sudah banyak orang jualan.
Keuntungannya, selain lokasi belum terlalu ramai, yang jualan pun masih lengkap, jadi kita bebas pilih beragam takjil yang kita inginkan.
Menjelang magrib, suasana di bazar ini berubah menjadi sangat crowded. Karena para pembeli yang berjalan kaki datang bercampur baur dengan pembeli yang naik motor. Ditambah dengan para pemotor yang hanya sekadar lewat, akan membuat jalanan semakin ramai dan macet.
Meskipun demikian, keseruan berburu takjil murah di bazar ramadan Gebang Lor Surabaya ini, tetap semarak dirasakan.
Jadi, ada yang sudah pernah ikut berburu takjil di sini?
Surabaya, 15 Maret 2024
Reyne Raea
Blogger at www.reyneraea.com
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger Reyne Raea. Konten telah tayang di Kompasiana.com dengan judul Bazar Ramadan Gebang Lor Surabaya, Tempat Mahasiswa ITS Berburu Takjil Murah https://www.kompasiana.com/reyneraea/65f446b4de948f5619030a72/bazar-ramadan-gebang-lor-surabaya-tempat-mahasiswa-its-berburu-takjil-murah