:

Tentara IDF 'Ngompol' saat Dikepung Sniper Hamas: Kami Ketakutan dan Bersembunyi di Gedung

2 tahun lalu

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang tentara Israel memberikan pengakuan yang menarik saat dikirim perang di Jalur Gaza.

Ia pun menceritakan momen saat tentara Israel dikepung oleh penembak jitu Hamas.

Situasi tersebut membuat tentara Israel ketakutan dan bersembunyi di gedung.

Dikutip dari Tribunnews.com, tentara Israel itu bernama Matan Fezel.

Adapun pernyataan itu disampaikan Matan saat melakukan wawancara dengan media Zionis yakni Israel Tomorrow.

Dalam wawancara itu, Matan Fezel mengaku sempat berada di lokasi yang dikuasai Hamas.

Suatu saat, ia bersama rekan-rekannya sedang duduk di dalam sebuah bangunan milik Hamas.

Matan Fezel mengakui bahwa keberadaan tentara Israel sangat terancam.

Bahkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tidak berani keluar dari gedung tersebut.

Terlebih gerak-gerik tentara IDF selalu dipantau oleh Hamas.

Oleh sebab itu, tentara IDF sangat ketakutan hingga memilih bersembunyi di dalam gedung.

Kondisi antara hidup dan mati itu disertai dengan menunggu perintah dari militer Zionis yang berjanji menyelamatkan.

Di dalam gedung tersebut, Matan Fezel sembari mendengarkan komandan Unit 162 yang akan memberikan bala bantuan.

Setelah bantuan datang, barulah Matan Fezel dan rekan-rekannya berani keluar gedung.

Saya berada di Gaza. Saya takut meninggalkan gedung, dan petugas unit mengatakan 'kami telah mengambil kendali militer', katanya

(Tribun-Video.com)

https://www.tribunnews.com/internasional/2024/01/21/tentara-israel-takut-lawan-hamas-dan-sembunyi-di-gedung-kami-dikelilingi-penembak-jitu.

Host: Maria Nanda

Vp: Nur Rohman Urip

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke