:

Israel Dipermalukan di Hari ke-100 Perang! IDF Diseret hingga Nangis Ketakutan di Hadapan Hamas

2 tahun lalu

TRIBUN-VIDEO.COM - Di hari ke-100 perang, pasukan Zionis dipermalukan oleh Abu Obeida, juru bicara Brigade Al Qassam.

Pasalnya kegagahan tentara Zionis hanyalah ilusi.

Bahkan para tentara Zionis itu mewek di hadapan Hamas ketika diseret untuk berperang.

Dilansir dari Tribunnews.com, pernyataan Abu Obeida itu disampaikan dalam sebuah pidato yang diunggah di Telegram, pada Minggu (14/1).

Dalam pidato tersebut Abu Obeida mengatakan bahwa tentara Israel sangat lemah.

Pasalnya hal itu disampaikan Abu Obeida berdasarkan kesaksian para mujahidin yang kembali dari garis depan di utara, tengah dan selatan Jalur Gaza.

Menurutnya, untuk menju ke medan perang para tentara Zionis itu harus diseret terlebih dahulu.

Kesaksian para mujahidin yang kembali dari garis depan di utara, tengah dan selatan Jalur Gaza menegaskan betapa besarnya kepahlawanan mereka, keyakinan besar mereka dalam pertempuran, dan keberanian mereka dalam bertahan dan menyerang, kata Abu Ubaida.

Bahkan saat di medan perang, tentara Zionis juga menangis karena ketakutan ketika berada di garis depan dan berhadapan dengan Hamas.

Tiga Mujahidin kami kembali dengan kesaksian yang mengejutkan tentang lemahnya iman dan motivasi tentara Zionis dan tentara bayaran, dan bagaimana mereka diseret ke dalam pertempuran, dan bagaimana mereka menangis dalam ketakutan dan berbaris di depan Mujahidin kami, lanjutnya.

Selain itu, Abu Obeida juga mengatakan bahwa senjata yang digunakan tentara Israel untuk menunjukkan kegagahan mereka hanyalah ilusi.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perang Hari ke-100, Abu Ubaida: Lemahnya Tentara Israel, Nangis Ketakutan Hadapi Hamas, https://www.tribunnews.com/internasional/2024/01/15/perang-hari-ke-100-abu-ubaida-lemahnya-tentara-israel-nangis-ketakutan-hadapi-hamas.

Penulis: Yunita Rahmayanti

Editor: Garudea Prabawati

Host: Ariska Choirina

VP: Aisha Nada

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke