Israel Gunakan Senjata Buatan AS untuk Bunuh Warga di Gaza, Transfer Senjata Diminta Dihentikan

12 minggu lalu

TRIBUN-VIDEO.COM - Israel telah menggunakan Joint Direct Attack Munitions (JDAM) buatan AS dalam dua serangan mematikan dan melanggar hukum terhadap rumah-rumah warga sipil di Jalur Gaza.

Hal itu Itu terungkap dalam Amnesty International.

Amnesty menemukan bahwa serangan Israel merupakan serangan langsung terhadap warga sipil atau objek sipil, sehingga memerlukan penyelidikan terhadap potensi kejahatan perang.

Fragmen amunisi tersebut ditemukan di reruntuhan rumah yang hancur di Gaza tengah setelah dua serangan terpisah yang menewaskan 43 warga sipil, termasuk 19 anak-anak, 14 wanita, dan 10 pria.

Korban selamat dalam kedua kasus tersebut melaporkan tidak menerima peringatan mengenai serangan yang akan terjadi.

“Fakta bahwa amunisi buatan AS digunakan oleh militer Israel dalam serangan yang melanggar hukum dengan konsekuensi mematikan bagi warga sipil harus menjadi peringatan mendesak bagi pemerintahan Biden. Senjata buatan AS memfasilitasi pembunuhan massal terhadap keluarga besar,” kata Agnes Callamard, sekretaris jenderal Amnesty International, dilansir The New Arab.

“Dua keluarga telah hancur dalam serangan ini, bukti lebih lanjut bahwa militer Israel bertanggung jawab atas pembunuhan di luar hukum dan melukai warga sipil dalam pemboman di Gaza,” kata Callamard.

Amnesty menekankan bahwa AS dan negara-negara lain perlu segera menghentikan transfer senjata ke Israel untuk mencegah potensi pelanggaran hukum internasional.

“Dalam menghadapi jumlah korban sipil dan skala kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza, AS dan pemerintah lainnya harus segera menghentikan pengiriman senjata ke Israel yang kemungkinan besar akan digunakan untuk melakukan atau meningkatkan risiko pelanggaran hukum internasional,” Callamard dikatakan.

“Dengan sengaja membantu pelanggaran adalah bertentangan dengan kewajiban untuk memastikan penghormatan terhadap hukum humaniter internasional. Negara yang terus memasok senjata untuk melakukan pelanggaran dapat ikut bertanggung jawab atas pelanggaran tersebut,” tambahnya.

Kelompok hak asasi manusia mendesak perhatian terhadap kewajiban untuk memastikan penghormatan terhadap hukum humaniter internasional, dan menyoroti bahwa negara-negara yang dengan sengaja membantu Israel dalam pelanggarannya melanggar kewajiban ini.

Laporan tersebut juga mendesak AS untuk mematuhi undang-undang dan kebijakannya sendiri terkait dengan transfer dan penjualan senjata, dan menekankan perlunya mencegah transfer senjata yang dapat menyebabkan kerugian bagi warga sipil atau pelanggaran hak asasi manusia dan hukum kemanusiaan internasional.

Amnesty menyerukan penyelidikan terhadap serangan Israel sebagai potensi kejahatan perang dan menegaskan kembali seruannya untuk melakukan embargo senjata menyeluruh terhadap semua pihak yang terlibat dalam konflik di Gaza dan Israel.

Lembaga nirlaba tersebut mendesak masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan dan meminta Dewan Keamanan PBB untuk menerapkan embargo senjata menyeluruh terhadap semua pihak yang terlibat dalam konflik dan mempercepat penyelidikan kejahatan perang yang dilakukan oleh semua pihak.

Dalam laporannya, Amnesty menyertakan kesaksian dari para penyintas serangan tersebut, yang memberikan laporan mengerikan mengenai kehancuran dan kehilangan yang dialami oleh keluarga-keluarga yang terkena dampak.

Samaher Abu Mu’eileq, yang selamat dari serangan tersebut, mengatakan kepada Amnesty International bahwa ia baru saja meninggalkan rumah di lokasi bom satu menit sebelumnya.

“Saya baru saja meninggalkan rumah tempat saudara ipar perempuan saya dan keponakan-keponakan saya duduk, satu menit sebelum rumah itu dibom.

Ia terlempar ke pintu karena kekuatan ledakan dan mengalami luka di wajah dan leher.

Saudara laki-laki Samaher, Bakir Abu Mu’eileq, sedang bekerja di rumah sakit dekat rumah keluarga ketika serangan terjadi.

Ia mengatakan kepada Amnesty International bahwa tak mengerti alasan rumah mereka dibom.

“Kami tidak mengerti mengapa rumah kami dibom. Kami tidak pernah mengalami masalah apa pun sebelumnya. Hal yang sama juga terjadi pada tetangga kami. Tidak ada seorang pun yang bersenjata atau berpolitik di sini. Kehidupan kami, keluarga kami, hancur total, dilenyapkan. Kenapa? katanya. (*)

Host : Mei Sada Sirait

Video Editor : Ika Vidya

Artikel ini telah tayang di newarab.com dengan judul US-made weapons facilitated the mass killings of civilians in Gaza: Amnesty

https://www.newarab.com/news/us-weapons-used-israel-killed-civilians-gaza-amnesty

#gaza #gazaunderattack #israel #hamasvsisrael #hamas #alqassam #idf #palestine #israelpalestineconflict #palestina #ceasefire #ceasefirenow

Kubu Prabowo-Gibran Enggan Tanggapi Usulan Ganjar yang Ingin Gulirkan Hak Angket ke DPR RI
02:01
Kubu Prabowo-Gibran Enggan Tanggapi Usulan Ganjar yang Ingin Gulirkan Hak Angket ke DPR RI
Tribunnews
6 hari lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sosok Gibran KW Asyik Makan di Pinggir Jalan Disebut Mirip Putra Jokowi sampai Di-Notice Cawapres 2
00:55
Sosok Gibran KW Asyik Makan di Pinggir Jalan Disebut Mirip Putra Jokowi sampai Di-Notice Cawapres 2
Tribunnews
4 hari lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Reaksi Santai Jokowi seusai Ganjar Desak DPR Gulirkan Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pilpres 2024
01:45
Reaksi Santai Jokowi seusai Ganjar Desak DPR Gulirkan Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pilpres 2024
Tribunnews
6 hari lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kala Prabowo-Gibran Unggul, Titiek Raih Suara Tertinggi Caleg di Dapil DIY, Lolos ke Senayan?
01:46
Kala Prabowo-Gibran Unggul, Titiek Raih Suara Tertinggi Caleg di Dapil DIY, Lolos ke Senayan?
Tribunnews
1 minggu lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Saat Jokowi Cerita Cucunya Komplain Wajah Kakeknya Diubah Aneh di Sampul Media: Sering Dikritik Pers
02:28
Saat Jokowi Cerita Cucunya Komplain Wajah Kakeknya Diubah Aneh di Sampul Media: Sering Dikritik Pers
Tribunnews
6 hari lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Hasil Real Count Pilpres 2024 di Setiap Provinsi: Prabowo-Gibran Raih 75.22% di Sulawesi Utara
15:18
Hasil Real Count Pilpres 2024 di Setiap Provinsi: Prabowo-Gibran Raih 75.22% di Sulawesi Utara
Tribunnews
6 hari lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
ANCAMAN Megawati Jika Ganjar-Mahfud Kalah, Caleg Terpilih Tak Bakal Dilantik, Ini Kata PDIP
01:52
ANCAMAN Megawati Jika Ganjar-Mahfud Kalah, Caleg Terpilih Tak Bakal Dilantik, Ini Kata PDIP
Tribunnews
1 minggu lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Prabowo Banjir Ucapan Selamat dari Pemimpin Dunia hingga Disebut Presiden Baru, Anies: Problematika
01:31
Prabowo Banjir Ucapan Selamat dari Pemimpin Dunia hingga Disebut Presiden Baru, Anies: Problematika
Tribunnews
6 hari lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Hasil Real Count Caleg Artis Dapil Jabar VI dan VII: Vicky Prasetyo hingga Verrell Bramasta Unggul
02:02
Hasil Real Count Caleg Artis Dapil Jabar VI dan VII: Vicky Prasetyo hingga Verrell Bramasta Unggul
Tribunnews
6 hari lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Peluang Menang Pilpres 2024 Tipis, Anies Akan Kembali Maju di Pilkada DKI Jakarta? Ini Kata PKS
02:08
Peluang Menang Pilpres 2024 Tipis, Anies Akan Kembali Maju di Pilkada DKI Jakarta? Ini Kata PKS
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Semua Pelabuhan Israel Remuk Dihancurkan Houthi, Yordania Ogah Beri Jembatan Darat Angkut Barang
01:41
Semua Pelabuhan Israel Remuk Dihancurkan Houthi, Yordania Ogah Beri Jembatan Darat Angkut Barang
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
REAKSI Ketua Bawaslu Soal Temuan Dugaan Jual Beli Suara di Malaysia, Menanti Hasil Penyelidikan
02:36
REAKSI Ketua Bawaslu Soal Temuan Dugaan Jual Beli Suara di Malaysia, Menanti Hasil Penyelidikan
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Media AS Sebut Sebagian Besar Jaringan Terowongan Hamas Masih Utuh di 5 Bulan Perang
01:50
Media AS Sebut Sebagian Besar Jaringan Terowongan Hamas Masih Utuh di 5 Bulan Perang
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Rela Dibunuh dan Terancam Dirudapaksa! Gadis Israel Ogah Wajib Militer, Tolak Pembantaian di Gaza
01:37
Rela Dibunuh dan Terancam Dirudapaksa! Gadis Israel Ogah Wajib Militer, Tolak Pembantaian di Gaza
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Resmi Gabung dalam Misi Uni Eropa, Yunani akan Kirim Kapal Perang ke Laut Merah Lawan Houthi Yaman
01:22
Resmi Gabung dalam Misi Uni Eropa, Yunani akan Kirim Kapal Perang ke Laut Merah Lawan Houthi Yaman
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Penampakan Mewahnya Rumah Dinas Para Menteri Kabinet Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara Kaltim
01:25
Penampakan Mewahnya Rumah Dinas Para Menteri Kabinet Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara Kaltim
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
[FULL] Jokowi 'Juru Damai' Moeldoko dan AHY di Kabinet, Pengamat: Agar Pak Moel Tidak Offside Lagi!
25:27
[FULL] Jokowi 'Juru Damai' Moeldoko dan AHY di Kabinet, Pengamat: Agar Pak Moel Tidak Offside Lagi!
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Hotman Paris Bantu Kasus Santri di Kediri yang Diduga Dikeroyok hingga Tewas di Pondok Pesantren
01:51
Hotman Paris Bantu Kasus Santri di Kediri yang Diduga Dikeroyok hingga Tewas di Pondok Pesantren
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Tepat Sasaran! Sniper Al Quds Ngamuk Tembak Mati Kumpulan Tentara Zionis, 9 IDF Tewas Sekaligus
01:34
Tepat Sasaran! Sniper Al Quds Ngamuk Tembak Mati Kumpulan Tentara Zionis, 9 IDF Tewas Sekaligus
Tribunnews
3 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Israel Dibuat FRUSTASI! 5.000 Hamas Bergerak Aktif di Bawah Tanah, Terowongan Sekuat Baja
01:59
Israel Dibuat FRUSTASI! 5.000 Hamas Bergerak Aktif di Bawah Tanah, Terowongan Sekuat Baja
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kericuhan Demo untuk Menggulingkan Benjamin Netanyahu di Tel Aviv, Polisi Israel & Massa Bentrok
02:33
Kericuhan Demo untuk Menggulingkan Benjamin Netanyahu di Tel Aviv, Polisi Israel & Massa Bentrok
Tribunnews
3 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Mahfud Kritik Program Makan Siang Gratis Masuk Pembahasan APBN 2025: Ya Mestinya Kurang Tepat
02:14
Mahfud Kritik Program Makan Siang Gratis Masuk Pembahasan APBN 2025: Ya Mestinya Kurang Tepat
Tribunnews
2 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Soal Hak Angket, PDIP Akui Megawati Tak Ada Niat Memakzulkan Jokowi: Bongkar Kecurangan Pemilu
01:49
Soal Hak Angket, PDIP Akui Megawati Tak Ada Niat Memakzulkan Jokowi: Bongkar Kecurangan Pemilu
Tribunnews
3 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Momen Sri Mulyani Salami Prabowo: Selamat Pak Prabowo
00:59
Momen Sri Mulyani Salami Prabowo: Selamat Pak Prabowo
Tribunnews
3 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Buntut Pungli di Rutan KPK, 78 Pegawai Jalani Sanksi Permintaan Maaf Terbuka
01:52
Buntut Pungli di Rutan KPK, 78 Pegawai Jalani Sanksi Permintaan Maaf Terbuka
Kompas TV
1 jam lalu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke